Senin, 01 Oktober 2007

Puisi Khalil Gibran


KHALIL GIBRAN

Are You In Love With Someone?
When you are together with that special someone, you pretend to ignore that person.
But when that special someone is not around, you might look around to find them.
At that moment, you are in love.Although there is someone else who always makes you laugh,your eyes and attention might go only to that special someone.
Then, you are in love.
If you are much more excited for one short e-mail fromthat special someone than other many long e-mails,you are in love.
When you get a couple of free movie tickets, you wouldnot hesitate to think of that special someone.
Then, you are in love.You keep telling yourself, "that special someone is just a friend", but you realize that you can not avoid that person's special attraction.
At that moment, you are in love.
While you are reading this e-mail, if someoneappears in your mind,then u are in love with that person.
Love Is Unseen

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT...
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan..
Ada orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan...
Tapi ingatlah...
melepaskan BUKAN akhir dari dunia..
melainkan awal suatu kehidupan baru..
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,
Mereka yang tersakiti,
mereka yang telah mencari...
dan mereka yang telah mencoba..
Karena MEREKALAH yang bisa menghargai
betapapentingnya orang yang telah menyentuh kehidupanmereka...

CINTA yang AGUNG

Adalah ketika kamu menitikkan air matadan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIHmenunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang laindan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata 'Akuturut berbahagia untukmu'Apabila cinta tidak berhasil...
BEBASKAN dirimu...
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnyadan terbang ke alam bebas LAGI ..
Ingatlah...
bahwa kamu mungkin menemukan cinta dankehilangannya..
tapi..
ketika cinta itu mati..
kamu TIDAK perlu matibersamanya...
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalumenang..
MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketikamereka jatuh

TEMAN SEJATI...

mengerti ketika kamu berkata 'Aku lupa..
'Menunggu selamanyaketika kamu berkata
'Tunggu sebentar'Tetap tinggalketika kamu berkata
'Tinggalkan aku sendiri'
Membuka pintumeski kamu BELUM mengetuk dan berkata
'Bolehkah saya masuk?

'MENCINTAI...

BUKANlah bagaimana kamu melupakan..
melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN..
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan..
melainkan bagaimana kamu MENGERTI..
BUKANlah apa yang kamu lihat..
melainkan apa yang kamu RASAKAN..
BUKANlah bagaimana kamu melepaskan..
melainkan bagaimana kamu BERTAHAN..
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati...
dibandingkan menangis tersedu2...
Air mata yang keluar dapat dihapus..
sementara air mata yang tersembunyimenggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang..
Akan tiba saatnyadi mana kamu harus berhenti mencintai seseorang
BUKANkarena orang itu berhenti mencintai kita
MELAINKANkarena kita menyadaribahwa orang itu akan lebih berbahagia,
apabila kita melepaskannya.
Apabila kamu benar2 mencintai seseorang,
jangan lepaskan dia..
jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamubenar2 mencintaiMELAINKAN...
BERJUANGLAH demi cintamu
Itulah CINTA SEJATILebih baik menunggu orang yang kamu inginkan
DARIPADAberjalan bersama orang 'yang tersedia'Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai DARIPADAorang yang berada di sekelilingmuLebih baik menunggu orang yang tepat
karena hidup ini terlalu singkat untuk dibuanghanya dengan 'seseorang'

:-: CINTA (1) :-:

Lalu berkatalah Almitra,
Bicaralah pada kami perihal Cinta.
Dan dia mengangkatkan kepalanya dan memandang ke arah kumpulan manusia itu,
dan keheningan menguasai mereka.
Dan dengan suara lantang dia berkata:
Pabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,
Walau jalannya sukar dan curam.
Dan pabila sayapnya memelukmu menyerahlah kepadanya.
Walau pedang tersembunyi di antara hujung-hujung sayapnya bisa melukaimu.
Dan kalau dia berbicara padamu percayalah padanya.

Walau suaranya bisa menggetar mimpi-mimpimu bagai angin utara membinasakan taman.

Kerana sebagaimana cinta memahkotai engkau,

demikian pula dia akan menghukummu.

Sebagaimana dia ada untuk menyuburkanmu,

demikian pula dia ada untuk mencantasmu.

Sebagaimana dia mendaki ke puncakmu dan membelai mesra ranting-ranting lembutmu

yang bergetar dalam cahaya matahari.

Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan menggegarkannya di dalam pautanmu pada bumi.

Laksana selonggok jagung dia menghimpun engkau pada dirinya.

Dia menghempuk engkau hingga kau telanjang

Dia mengasing-asingkan kau demi membebaskan engkau dari kulitmu.

Dia menggosok-gosok engkau sampai putih bersih.

Dia meramas engkau hingga kau menjadi lembut;

Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya sehingga engkau bisa menjadi hidangan suci untuk pesta kudus Tuhan.

Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta,

supaya bisa kau fahami rahsia hatimu,

dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.

Namun pabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.

Maka lebih baiklah bagimu untuk menutupi tubuhmu dan melangkah keluar dari lantai-penebah cinta.

Memasuki dunia tanpa musim tempat kau dapat tertawa, tapi tak seluruh gelak tawamu,

dan menangis, tapi tak sehabis semua airmatamu.

Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apa-apa pun kecuali dari dirinya sendiri.Cinta tiada memiliki,

pun tiada ingin dimiliki;

Kerana cinta telah cukup bagi cinta.

Pabila kau mencintai kau takkan berkata, "Tuhan ada di dalam hatiku," tapi sebaliknya, "Aku berada di dalam hati Tuhan.

"Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta, sebab cinta,

pabila dia menilaimu memang pantas,

mengarahkan jalanmu.

Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya.

Namun pabila kau mencintai dan memerlukan keghairahan,

biarlah ini menjadi keghairahanmu:
Luluhkan dirimu dan mengalirlah bagaikan anak sungai,

yang menyanyikan alunannnya bagai sang malam.

Kenalilah penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.

Rasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tentang cinta;

Dan menitiskan darah dengan ikhlas dan gembira.

Terjaga di kala fajar dengan hati berawangan dan mensyukuri hari baru penuh cahaya kasih;

Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;

Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;

Dan kemudian tidur bersama doa bagi kekasih di dalam hatimu dan sekuntum nyanyian puji-pujian pada bibirmu.
('Dari Sang Nabi')
:+: Khalil Gibran :+:


:-: CINTA (2) :-:


Mereka berkata tentang serigala dan tikus

Minum di sungai yang sama

Di mana singa melepas dahaga

Mereka berkata tentang helang dan hering

Menjunam paruhnya ke dalam bangkai yg sama

Dan berdamai - di antara satu sama lain,

Dalam kehadiran bangkai - bangkai mati itu

Oh Cinta, yang tangan lembutnya mengekang keinginanku

Meluapkan rasa lapar dan dahagaakan maruah dan kebanggaan,

Jangan biarkan nafsu kuat terus menggangguku

Memakan roti dan meminum anggur

Menggoda diriku yang lemah iniBiarkan rasa lapar menggigitku,Biarkan rasa haus membakarku,Biarkan aku mati dan binasa,Sebelum kuangkat tangankuUntuk cangkir yang tidak kau isi,Dan mangkuk yang tidak kau berkati
(Dari 'The Forerunner))
:+: Kahlil Gibran :+:

:-: CINTA (3) :-:

Kemarin aku berdiri berdekatan pintu gerbang sebuah rumah ibadat dan bertanya kepada manusia yang lalu-lalang di situ tentang misteri dan kesucian cinta.
Seorang lelaki setengah baya menghampiri, tubuhnya rapuh wajahnya gelap.
Sambil mengeluh dia berkata, "Cinta telah membuat suatu kekuatan menjadi lemah,
aku mewarisinya dari Manusia Pertama.
"Seorang pemuda dengan tubuh kuat dan besar menghampiri.
Dengan suara bagai menyanyi dia berkata,
"Cinta adalah sebuah ketetapan hati yang ditumbuhkan dariku,
yang rnenghubungkan masa sekarang dengan generasi masa lalu dan generasi yang akan datang.
'Seorang wanita dengan wajah melankolis menghampiri dan sambil mendesah,
dia berkata,
'Cinta adalah racun pembunuh,
ular hitam berbisa yang menderita di neraka,
terbang melayang dan berputar-putar menembusi langit sampai ia jatuh tertutup embun,
ia hanya akan diminum oleh roh-roh yang haus.
Kemudian mereka akan mabuk untuk beberapa saat,
diam selama satu tahun dan mati untuk selamanya.
'Seorang gadis dengan pipi kemerahan menghampiri dan dengan tersenyum dia berkata,
"Cinta itu laksana air pancuran yang digunakan roh pengantin sebagai siraman ke dalam roh orang-orang yg kuat,
membuat mereka bangkit dalam doa di antara bintang-bintang di malam hari dan senandung pujian di depan matahari di siang hari.
'Setelah itu seorang lelaki menghampiri.
Bajunya hitam, janggutnya panjang dengan dahi berkerut,
dia berkata,
"Cinta adalah ketidakpedulian yang buta.
la bermula dari hujung masa muda dan berakhir pada pangkal masa muda.
'Seorang lelaki tampan dengan wajah bersinar dan dengan bahagia berkata,
'Cinta adalah pengetahuan syurgawi yang menyalakan mata kita.
Ia menunjukkan segala sesuatu kepada kita seperti para dewa melihatnya.
'Seorang bermata buta menghampiri,
sambil mengetuk-ngetukkan tongkatnya ke tanah dan dia kemudian berkata sambil menangis, 'Cinta adalah kabus tebal yang menyelubungi gambaran sesuatu darinya atau yang membuatnya hanya melihat hantu dari nafsunya yang berkelana di antara batu karang,
tuli terhadap suara-suara dari tangisnya sendiri yang bergema di lembah-lembah.
'Seorang pemuda,
dengan membawa sebuah gitar menghampiri dan menyanyi,
'Cinta adalah cahaya ghaib yang bersinar dari kedalaman kehidupan yang peka dan mencerahkan segala yang ada di sekitarnya.
Engkau bisa melihat dunia bagai sebuah perarakan yang berjalan melewati padang rumput hijau.
Kehidupan adalah bagai sebuah mimpi indah yang diangkat dari kesedaran dan kesedaran.
'Seorang lelaki dengan badan bongkok dan kakinya bengkok bagai potongan-potongan kain menghampiri. Dengan suara bergetar,
dia berkata,
"Cinta adalah istirahat panjang bagi raga di dalam kesunyian makam,
kedamaian bagi jiwa dalam kedalaman keabadian.’Seorang anak kecil berumur lima tahun menghampiri dan sambil tertawa dia berkata,
"Cinta adalah ayahku,
cinta adalah ibuku.
Hanya ayah dan ibuku yang mengerti tentang cinta.
"Waktu terus berjalan.
Manusia terus-menerus melewati rumah ibadat.
Masing-masing mempunyai pandangannya tersendiri tentang cinta.
Semua menyatakan harapan-harapannya dan mengungkapkan misteri-misteri kehidupannya

KEHIDUPAN
Engkau dibisiki bahawa hidup adalah kegelapan
Dan dengan penuh ketakutan
Engkau sebarkan apa yang telah dituturkan padamupenuh kebimbangan
Kuwartakan padamu bahawa hidup adalah kegelapanjika tidak diselimuti oleh kehendak
Dan segala kehendak akan buta bila tidak diselimuti pengetahuan
Dan segala macam pengetahuan akan kosongbila tidak diiringi kerja
Dan segala kerja hanyalah kehampaankecuali disertai cinta
Maka bila engkau bekerja dengan cinta
Engkau sesungguhnya tengah menambatkan dirimu
Dengan wujudnya kamu,
wujud manusia lainDan wujud Tuhan.
:+: Khalil Gibran :+:


PERJAMUAN JIWA
BANGUNLAH, Cintaku.
Bangun!
Kerana jiwaku mengalu-alumu dari dasar laut,
dan menawarkan padamu sayap-sayap di atas gelombang yang mengamukBangunlah,
kerana sunyi telah menghentikan derap kaki kuda dan langkah para pejalan kaki.
Rasa kantuk telah memeluk roh setiap laki-laki, sementara aku terbangun sendiri,
rasa rindu membukakan kertas surat tidurku.
Cinta membawaku dekat denganmu, namun kebimbangan melemparkan diriku menjauh darimu.
Aku telah membuang bukuku,
kerana keluhku mengunci kata-kata dan desah nafasku meninggalkan tempat tidurku,
Cintaku,
kerana takut pada hantu lupa yang berada di balik selimut.
Aku telah membuang bukuku,
kerana keluhku mengunci kata-kata dan desah nafasku meninggalkan halaman buku yang kosong di depan mataku!Bangun,
bangunlah,
Cintaku dan dengar diriku!
Aku mendengarkanmu,
Cintaku!
Aku mendengar panggilanmu dari lautan lepas dan merasakan lembutnya sentuhan sayapmu. Aku telah jauh dari ranjangku,
beranjak ke tanah lapang, hingga embun membasahi kaki dan bajuku.
Di sinilah aku berdiri,
dibawah bunga-bunga pohon badam,
memenuhi panggilan jiwamu.
Bicaralah padaku,
Cintaku,
dan biarkan nafasmu menghirup angin gunung yang datang padaku dari lembah-lembah Lebanon.
Bicaralah.
Tak ada yang akan mendengar selain diriku.
Malam telah melarutkan semua manusia ditempat tidurnya.
Syurga telah menyulam cahaya rembulan dan menghamparkannya ke seluruh daratan Lebanon,
Cintaku.
Syurga telah meriasnya dengan bayangan malam,
jubah tebal membentang dihembus asap dari cerobong kain,
dihembus nafas kemari, dan mengelarnya di telapak kota,
Cintaku.
Para penduduk telah pulas menganyam mimpi di ubun-ubunnya di tengah pohon-pohon kenari. Jiwa mereka mempercepatkan langkah mengejar negeri mimpi,
Cintaku.
Lelaki-lelaki longlai menggendong emas,
dan tebing curam yang akan dilalui melemaskan lutut mereka.
Mata mereka mengantuk kerana dililit kesulitan dan ketakutan.
Mereka melemparkan tubuh ke tempat tidur sebagai tempat berlindung dari hantu-hantu yang menakutkan dan mengerikan,
Cintaku.
Hantu-hantu dari masa lalu berkeliaran di lembah-lembah.
Jiwa para raja melintasi bukit-bukit.
Fikiranku yang berhias kenangan menyingkap kekuatan bangsa Chaldea,
kemegahan Arab.
Di lorong-lorong gelap,
jiwa-jiwa pencuri yang tegap berjalan,
muncung-muncung nafsu ular berbisa muncul dari celah-celah benteng,
dan rasa sakit berdengung kematian,
muntah-muntah sepanjang jalan.
Kenangan menyingkap tabir kelupaan dari mataku dan nampaklah Sodom yang menjijikkan, serta dosa-dosa Gomorah.
Ranting-ranting berayun-ayun,
Cintaku,
dan desirnya bertemu dengan alunan anak sungai di lembah.
Syair-syair Sulaiman,
nada kecapi Daud dan lagu Ishak Al-Mausaili terngiang-ngiang di telinga kami.
Jiwa anak-anak yang lapar di penginapan menggelupur,
ibunya mengeluh di atas kamar kesedihan,
dan kekecewaan telah jatuh dari langit.
Mimpi-mimpi kebimbangan melanda hati yang lemah.
Aku mendengar rintihan pahitnya.
Semerbak bunga melambai seiring nafas pohon-pohon cedar.
Terbawa angin sepoi-sepoi menuju perbukitan,
harum itu mengisi jiwa dengan kasih sayang dan meniupkan kerinduan untuk terbang.
Tetapi racun dari rawa-rawa jug berkelana mengepul bersama penyakit.
Seperti panah rahsia yang tajam,
racun itu telah menembusi perasaan dan meracuni udara.
Tanpa kusedari matahari telah mengilaukan cahaya pagi,
Cintaku,
dan jari-jari timur yang lentik menimang mata-mata orang yang terlelap.
Cahaya itu memaksa mereka untuk membuka daun jendela dan menyelak hati dan kemenangan.
Desa-desa,
yang sedang tertidur dalam damai dan tenang di pundak-pundak lembah,
bangun,
loceng-loceng berdenting memenuhi angkasa sebagai panggilan untuk mula berdoa.
Dan dari gua-gua,
gema-gema juga berdengung,
seolah-olah seluruh alam sedang berdoa bersama-sama dengan khusyuknya.
Anak-anak sapi telah keluar dari kandangnya,
biri-biri dan kambing meninggalkan bangsalnya untuk menuai rumput yang berembun dan berkilatan cahaya.
Penggembalanya mengikuti dari belakang sambil mengamatinya di balik lelalang.
Di belakangnya lagi gadis-gadis bernyanyi seperti burung menyambut pagi.
Kini tangan siang hari yang perkasa terbaring di atas kota.
Tirai telah diselak dari jendela dan pintu pun terbuka.
Mata yang penat dan wajah lesu para penjahit telah siap di tempat kerjanya.
Mereka merasakan kematian telah melanggar batas kehidupan mereka,
dan riak muka yang layu mempamerkan ketakutan dan kekecewaan.
Di jalanan padat dengan jiwa-jiwa yang tamak dan tergesa-gesa,
dan di mana-mana terdengar desingan besi,
pusingan roda dan siulan angin.
Kota telah menjadi arena pertempuran di mana yang kuat menindas yang lemah dan si kaya mengeksploitasi dan menguasai si miskin.
Betapa indah hidup ini,
Cintaku,
seperti hati penyair yang penuh dengan cahaya dan kelembutan hati.
Dan betapa kerasnya hidup ini,
Cintaku,
seperti dada penjahat, yang berdebar-debar kerana selalu merasa bimbang dan takut
.:+: Khalil Gibran :+:

ALAM & MANUSIA

Aku mendengar anak sungai merintih bagai seorang janda yang menangis meratapi kematian anaknya dan aku kemudian bertanya,
"Mengapa engkau menangis, sungaiku yang jernih?'
Dan sungai itu menjawab,
'Sebab aku dipaksa mengalir ke kota tempat Manusia merendahkan dan mensia-siakan diriku dan menjadikanku minuman-minuman keras dan mereka memperalatkanku bagai pembersih sampah,
meracuni kemurnianku dan mengubah sifat-sifatku yang baik menjadi sifat-sifat buruk."
Dan aku mendengar burung-burung menangis,
dan aku bertanya,
"Mengapa engkau menangis, burung-burungku yang cantik?"
Dan salah satu dari burung itu terbang mendekatiku,
dan hinggap di hujung sebuah cabang pohon dan berkata,
"Anak-anak Adam akan segera datang di ladang ini dengan membawa senjata-senjata pembunuh dan menyerang kami seolah-olah kami adalah musuhnya.
Kami sekarang terpisah di antara satu sama yang lain,
sebab kami tidak tahu siapa di antara kami yang bisa selamat dari kejahatan Manusia.
Ajal memburu kami ke mana pun kami pergi.
"Kini, matahari terbit dari balik puncak pergunungan, dan menyinari puncak-puncak pepohonan dengan rona mahkota.
Kupandangi keindahan ini dan aku bertanya kepada diriku sendiri,
'Mengapa Manusia mesti menghancurkan segala karya yang telah diciptakan oleh alam?'

Keindahan

Keindahan menjadi milik usia muda,
tapi keremajaan yang untuknya dunia ini diciptakan tidak lebih dari sekadar mimpi yang manisnya diperhamba oleh kebutaan yang menghilangkan kesedaran.
Akankah hari itu datang, ketika orang-orang bijak menyatukan kemanisan masa muda dan kenikmatan pengetahuan?
Sebab masing-masing hanyalah kosong bila hanya sendirian.
Akankah hari itu datang ketika alam menjadi guru yang mengajar manusia, dan kemanusiaan menjadi buku bacaansedangkan kehidupan adalah sekolah sehari-hari?
Hasrat masa muda akan kesenangan-kenikmatan tidak terlalu menuntut tanggung jawab -hanya akan terpenuhi bila fajar telah menyelak kegelapan hari.
Banyak lelaki yang tenggelam dalam keasyikan hari-hari masa muda yang mati dan beku;
banyak perempuan yang menyesali dan mengutuk tahun-tahun tak berguna mereka seperti raungan singa betina yang kehilangan anak;
dan banyak para pemuda dan pemudi yang menggunakan hati mereka sekadar sebagai alat penggali kenangan pahit masa depan,
melukai diri melalui kebodohan dengan anak panah yang tajam dan beracun kerana kehilangan kebahagiaan.Usia tua adalah permukaan kulit bumi;
ia harus,
melalui cahaya dan kebenaran,
memberikan kehangatan bagi benih-benih masa muda yangada dibawahnya, melindungi dan memenuhi keperluan merekahingga Nisan datang dan menyempurnakan kehidupan masa muda yang sedang tumbuh dengan kebangkitan baru
Kita berjalan terlalu lambat ke arah kebangkitan spiritual,
dan perjalanan itu seluas angkasa tanpa batas,sebagai pemahaman keindahan kewujudan melaluirasa kasih dan cinta kepada keindahan tersebut
:+: Khalil Gibran :+:

NASIHAT JIWAKU

Jiwaku berkata padaku dan menasihatiku agar mencintai semua orang yang membenciku,
Dan berteman dengan mereka yang memfitnahku.
Jiwaku menasihatiku dan mengungkapkan kepadaku bahawa cinta tidak hanya menghargai orang yang mencintai, tetapi juga orang yang dicintai.
Sejak saat itu bagiku cinta ibarat jaring lelabah di antara dua bunga, dekat satu sama lain;
Tapi kini dia menjadi suatu lingkaran cahaya di sekeliling matahari yang tiada berawal pun tiada berakhir, Melingkari semua yang ada, dan bertambah secara kekal.
Jiwaku menasihatiku dan mengajarku agar melihat kecantikan yang ada di sebalik bentuk dan warna.
Jiwaku memintaku untuk menatap semua yang buruk dengan tabah sampai nampaklah keelokannya.
Sesungguhnya sebelum jiwaku meminta dan menasihatiku,
Aku melihat keindahan seperti titik api yang tergulung asap;
tapi sekarang asap itu telah tersebar dan menghilang, dan aku hanya melihat api yang membakar.
Jiwaku menasihatiku dan memintaku untuk mendengar suara yang keluar bukan dari lidah maupun dari tenggorokan.
Sebelumnya aku hanya mendengar teriakan dan jeritan di telingaku yang bodoh dan sia-sia.
Tapi sekarang aku belajar mendengar keheningan,Yang bergema dan melantunkan lagu dari zaman ke zaman.
Menyanyikan nada langit, dan menyingkap tabir rahsia keabadiaan..
Jiwaku berkata padaku dan menasihatiku agar memuaskan kehausanku dengan meminum anggur yang tak dituangkan ke dalam cangkir-cangkir,
Yang belum terangkat oleh tangan, dan tak tersentuh oleh bibirHingga hari itu kehausanku seperti nyala redup yang terkubur dalam abu.
Tertiup angin dingin dari musim-musim bunga;
Tapi sekarang kerinduan menjadi cangkirku,
Cinta menjadi anggurku, dan kesendirian adalah kebahagianku.Jiwaku menasihatiku dan memintaku mencari yang tak dapat dilihat;
Dan jiwaku menyingkapkan kepadaku bahwa apa yang kita sentuh adalah apa yang kita impikan.
Jiwaku mengatakan padaku dan mengundangku untuk menghirup harum tumbuhan yang tak memiliki akar, tangkai maupun bunga,
dan yang tak pernah dapat dilihat mata.
Sebelum jiwaku menasihati, aku mencari bau harum dalam kebun-kebun,Dalam botol minyak wangi tumbuhan-tumbuhan dan bejana dupa;
Tapi sekarang aku menyedari hanya pada dupa yang tak dibakar,
Aku mencium udara lebih harum dari semua kebun-kebun di dunia ini dan semua angin di angkasa raya.
Jiwaku menasihatiku dan memintaku agar tidak merasa muliakerana pujianDan agar tidak disusahkan oleh ketakutan kerana cacian.
Sampai hari ini aku berasa ragu akan nilai pekerjaanku;
Tapi sekarang aku belajar;
Bahwa pohon berbunga di musim bunga, dan berbuah di musim panasDan menggugurkan daun-daunnya di musim gugur untuk menjadi benar-benar telanjang di musim dingin.
Tanpa merasa mulia dan tanpa ketakutan atau tanpa rasa malu.
Jiwaku menasihatiku dan meyakinkankuBahawa aku tak lebih tinggi berbanding cebol ataupun tak lebih rendah berbanding raksasa.
Sebelumnya aku melihat manusia ada dua,
Seorang yang lemah yang aku caci atau kukasihani,Dan seorang yang kuat yang kuikuti, maupun yang kulawandalam pemberontakan.
Tapi sekarang aku tahu bahwa aku bahkan dibentuk oleh tanahyang sama darimana semua manusia diciptakan.
Bahwa unsur-unsurku adalah unsur-unsur mereka, dan pengembaraan mereka adalah juga milikku.
Bila mereka melanggar aku juga pelanggar,
Dan bila mereka berbuat baik, maka aku juga bersama perbuatan baik mereka.
Bila mereka bangkit, aku juga bangkit bersama mereka;
Bila mereka tinggal di belakang, aku juga menemani mereka.
Jiwaku menasihatiku dan memerintahku untuk melihat bahawa cahaya yang kubawa bukanlah cahayaku,
Bahwa laguku tidak diciptakan dalam diriku;Kerana meski aku berjalan dengan cahaya, aku bukanlah cahaya,
Dan meskipun aku bermain kecapi yang diikat kemas oleh dawai-dawaiku,Aku bukanlah pemain kecapi.
Jiwaku menasihatiku dan mengingatkanku untuk mengukur waktu dengan perkataan ini:
"Di sana ada hari semalam dan di sana ada hari esok.
" Pada saat itu aku menganggap masa lampau sebuah zaman yang lenyap dan akan dilupakan, Dan masa depan kuanggap suatu masa yang tak bisa kucapai;
Tapi kini aku terdidik perkara ini :
Bahawa dalam keseluruhan waktu masa kini yang singkat, serta semua yang ada dalam waktu, Harus diraih sampai dapat.
Jiwaku menasihatiku, saudaraku, dan menerangiku.
Dan seringkali jiwamu menasihati dan menerangimu.
Kerana engkau seperti diriku, dan tak ada beza di antara kita.
Kusimpan apa yang kukatakan dalam diriku ini dalam kata-kata yang kudengar dalam heningku,
Dan engkau jagalah apa yang ada di dalam dirimu, dan engkau adalah penjaga yang sama baiknya seperti yang kukatakan ini.

LAGU OMBAK
Pantai yang perkasa adalah kekasihku,
Dan aku adalah kekasihnya,
Akhirnya kami dipertautkan oleh cinta,
Namun kemudian Bulan menjarakkan aku darinya.
Kupergi padanya dengan cepatLalu berpisah dengan berat hati.
Membisikkan selamat tinggal berulang kali.
Aku segera bergerak diam-diamDari balik kebiruan cakerawala
Untuk mengayunkan sinar keperakan buihku
Ke pangkuan keemasan pasirnya
Dan kami berpadu dalam adunan terindah.
Aku lepaskan kehausannya
Dan nafasku memenuhi segenap relung hatinya
Dia melembutkankan suaraku dan mereda gelora di dada.
Kala fajar tiba, kuucapkan prinsip cintadi telinganya, dan dia memelukku penuh damba
Di terik siang kunyanyikan dia lagu harapan
Diiringi kucupan-kucupan kasih sayang
Gerakku pantas diwarnai kebimbangan
Sedangkan dia tetap sabar dan tenang.
Dadanya yang bidang meneduhkan kegelisahan
Kala air pasang kami saling memeluk
Kala surut aku berlutut menjamah kakinya
Memanjatkan doaSeribu sayang, aku selalu berjaga sendiri
Menyusut kekuatanku.
Tetapi aku pemuja cinta,
Dan kebenaran cinta itu sendiri perkasa,
Mungkin kelelahan akan menimpaku,
Namun tiada aku bakal binasa.
:+: Khalil Gibran :+:

SETITIS AIRMATA DAN SEULAS SENYUMAN

Takkan kutukar dukacita hatiku demi kebahagiaan khalayak.
Dan, takkan kutumpahkan air mata kesedihan yang mengalir dari tiap bahagian diriku berubah menjadi gelak tawa.
Kuingin diriku tetaplah setitis air mata dan seulas senyuman.
Setitis airmata yang menyucikan hatiku dan memberiku pemahaman rahsia kehidupan dan hal ehwal yang tersembunyi.
Seulas senyuman menarikku dekat kepada putera kesayanganku dan menjelma sebuah lambang pemujaan kepada tuhan.
Setitis airmata meyatukanku dengan mereka yang patah hati;
Seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan.
Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan berbanding jika aku hidup menjemukan dan putus asa.
Aku bersedia kelaparan demi cinta dan keindahan yang ada di dasar jiwaku setelah kusaksikan mereka yang dimanjakan amat menyusahkan orang.
Telah kudengar keluhan mereka dalam hasrat kerinduan dan itu lebih manis daripada melodi yang termanis.
Ketika malam tiba bunga menguncupkan kelopak dan tidur, memeluk kerinduannya.
tatkala pagi menghampiri, ia membuka bibirnya demi menyambut ciuman matahari.
Kehidupan sekuntum bunga sama dengan kerinduan dan pengabulan.
Setitis airmata dan seulas senyuman.
Air laut menjadi wap dan naik menjelma menjadi segumpal mega.
Awan terapung di atas pergunungan dan lembah ngarai hingga berjumpa angin sepoi bahasa, jatuh bercucuran ke padang-padang lalu bergabung bersama aliran sungai dan kembali ke laut, rumahnya.Kehidupan awan-gemawan itu adalah sesuatu perpisahan dan pertemuan.
Bagai setitis airmata seulas senyuman.
Dan, kemudian jiwa jadi terpisahkan dari jiwa yang lebih besar, bergerak di dunia zat melintas bagai segumpal mega diatas pergunungan dukacita dan dataran kebahagiaan.
Menuju samudera cinta dan keindahan - kepada Tuhan.
:+: Khalil Gibran :+:

7 ALASAN MENCELA DIRI
Tujuh kali aku pernah mencela jiwaku,pertama kali ketika aku melihatnya lemah,padahal seharusnya ia bisa kuat.
Kedua kali ketika melihatnya berjalan terjongket-jongketdihadapan orang yang lumpuh
Ketiga kali ketika berhadapan dengan pilihan yang sulit dan mudahia memilih yang mudahKeempat kalinya,
ketika ia melakukan kesalahan dan cuba menghibur diridengan mengatakan bahawa semua orang juga melakukan kesalahanKelima kali,
ia menghindar kerana takut,
lalu mengatakannya sebagai sabarKeenam kali,
ketika ia mengejek kepada seraut wajah burukpadahal ia tahu,
bahawa wajah itu adalah salah satu topeng yang sering ia pakaiDan ketujuh,
ketika ia menyanyikan lagu pujian dan menganggap itu sebagai suatu yang bermanfaat

INDAHNYA KEMATIAN

Panggilan
Biarkan aku terbaring dalam lelapku,
kerana jiwa ini telah dirasuki cinta,
dan biarkan daku istirahat,
kerana batin ini memiliki segala kekayaan malam dan siang.
Nyalakan lilin-lilin dan bakarlah dupa nan mewangi di sekeliling ranjang ini,
dan taburi tubuh ini dengan wangian melati serta mawar.
Minyakilah rambut ini dengan puspa dupa dan olesi kaki-kaki ini dengan wangian,
dan bacalah isyarat kematian yang telah tertulis jelas di dahi ini.
Biarku istirahat di ranjang ini,
kerana kedua bola mata ini telah teramat lelahnya;
Biar sajak-sajak bersalut perak bergetaran dan menyejukkan jiwaku;
Terbangkan dawai-dawai harpa dan singkapkan tabir lara hatiku.
Nyanyikanlah masa-masa lalu seperti engkau memandang fajar harapan dalam mataku,
kerana makna ghaibnya begitu lembut bagai ranjang kapas tempat hatiku berbaring.
Hapuslah air matamu, saudaraku,
dan tegakkanlah kepalamu seperti bunga-bunga menyemai jari-jemarinya menyambut mahkota fajar pagi.
Lihatlah Kematian berdiri bagai kolom-kolom cahaya antara ranjangku dengan jarak infiniti;
Tahanlah nafasmu dan dengarkan kibaran kepak sayap-sayapnya.
Dekatilah aku, dan ucapkanlah selamat tinggal buatku.
Ciumlah mataku dengan seulas senyummu.
Biarkan anak-anak merentang tangan-tangan mungilnya buatku dengan kelembutan jemari merah jambu mereka;
Biarkanlah Masa meletakkan tangan lembutnya di dahiku dan memberkatiku;
Biarkanlah perawan-perawan mendekati dan melihat bayangan Tuhan dalam mataku,
dan mendengar Gema Iradat-Nya berlarian dengan nafasku....

:+: Khalil Gibran :+:

BAGI SAHABATKU YANG TERTINDAS
Wahai engkau yang dilahirkan di atas ranjang kesengsaraan,
diberi makan pada dada penurunan nilai,
yang bermain sebagai seorang anak di rumah tirani,
engkau yang memakan roti basimu dengan keluhan dan meminum air keruhmu bercampur dengan airmata yang getir.
Wahai askar yang diperintah oleh hukum yang tidak adil oleh lelaki yang meninggalkan isterinya,
anak-anaknya yang masih kecil,
sahabat-sahabatnya,
dan memasuki gelanggang kematian demi kepentingan cita-cita, yang mereka sebut 'keperluan'.
Wahai penyair yang hidup sebagai orang asing di kampung halamannya, tak dikenali di antara mereka yang mengenalinya,
yang hanya berhasrat untuk hidup di atas sampah masyarakat dan dari tinggalan atas permintaan dunia yang hanya tinta dan kertas.
Wahai tawanan yang dilemparkan ke dalam kegelapan kerana kejahatan kecil yang dibuat seumpama kejahatan besar oleh mereka yang membalas kejahatan dengan kejahatan,
dibuang dengan kebijaksanaan yang ingin mempertahankan hak melalui cara-cara yang keliru.
Dan engkau, Wahai wanita yang malang,
yang kepadanya Tuhan menganugerahkan kecantikan.
Masa muda yang tidak setia memandangnya dan mengekorimu,
memperdayakan engkau,
menanggung kemiskinanmu dengan emas.
Ketika kau menyerah padanya, dia meninggalkanmu. Kau serupa mangsa yang gementar dalam cakar-cakar penurunan nilai dan keadaan yang menyedihkan.
Dan kalian, teman-temanku yang rendah hati,
para martir bagi hukum buatan manusia.
Kau bersedih, dan kesedihanmu adalah akibat dari kebiadaban yang hebat,
dari ketidakadilan sang hakim, dari licik si kaya,
dan dari keegoisan hamba demi hawa nafsunya Jangan putus asa,
kerana di sebalik ketidakadilan dunia ini,
di balik persoalan, di balik awan gemawan,
di balik bumi, di balik semua hal ada suatu kekuatan yang tak lain adalah seluruh kadilan, segenap kelembutan, semua kesopanan, segenap cinta kasih.
Engkau laksana bunga yang tumbuh dalam bayangan.
Segera angin yang lembut akan bertiup dan membawa bijianmu memasuki cahaya matahari tempat mereka yang akan menjalani suatu kehidupan indah.Engkau laksana pepohonan telanjang yang rendah kerana berat dan bersama salju musim dingin. Lalu musim bunga akan tiba menyelimutimu dengan dedaunan hijau dan berair banyak.Kebenaran akan mengoyak tabir airmata yang menyembunyikan senyumanmu. Saudaraku, kuucapkan selamat datang padamu dan kuanggap hina para penindasmu.
:+: Khalil Gibran :+:

TANYA SANG ANAK
Konon pada suatu desa terpencil
Terdapat sebuah keluarga
Terdiri dari sang ayah dan ibuSerta seorang anak gadis muda dan naif!
Pada suatu hari sang anak bertanya pada sang ibu!Ibu!
Mengapa aku dilahirkan wanita?Sang ibu menjawab,
"Kerana ibu lebih kuat dari ayah!
"Sang anak terdiam dan berkata,"Kenapa jadi begitu?
"Sang anak pun bertanya kepada sang ayah
!Ayah!
Kenapa ibu lebih kuat dari ayah?
Ayah pun menjawab,"Kerana ibumu seorang wanita!!!
Sang anak kembali terdiam.
Dan sang anak pun kembali bertanya!
Ayah!
Apakah aku lebih kuat dari ayah?
Dan sang ayah pun kembali menjawab," Iya,
kau adalah yang terkuat!"
Sang anak kembali terdiam dan sesekali mengerut dahinya.
Dan dia pun kembali melontarkan pertanyaan yang lain.
Ayah!
Apakah aku lebih kuat dari ibu?
Ayah kembali menjawab,"Iya kaulah yang terhebat dan terkuat!
""Kenapa ayah, kenapa aku yang terkuat?
" Sang anak pun kembali melontarkan pertanyaan.
Sang ayah pun menjawab dengan perlahan dan penuh kelembutan.
"Kerana engkau adalah buah dari cintanya!
Cinta yang dapat membuat semua manusia tertunduk dan terdiam.
Cinta yang dapat membuat semua manusia buta, tuli serta bisu!
Dan kau adalah segalanya buat kami.
Kebahagiaanmu adalah kebahagiaan kami.
Tawamu adalah tawa kami.
Tangismu adalah air mata kami.
Dan cintamu adalah cinta kami.
Dan sang anak pun kembali bertanya!
Apa itu Cinta, Ayah?
Apa itu cinta, Ibu?
Sang ayah dan ibu pun tersenyum!
Dan mereka pun menjawab,"Kau, kau adalah cinta kami sayang.."
:+: Khalil Gibran :+:

KISAHKU

Dengarkan kisahku... .
Dengarkan,
tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku:
kerana belas kasihan menyebabkan kelemahan, padahal aku masih tegar dalam penderitaanku..
Jika kita mencintai,
cinta kita bukan dari diri kita, juga bukan untuk diri kita.
Jika kita bergembira,
kegembiraan kita bukan berada dalam diri kita, tapi dalam Hidup itu sendiri.
Jika kita menderita,
kesakitan kita tidak terletak pada luka kita, tapi dalam hati nurani alam.
Jangan kau anggap bahawa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus.
Cinta adalah tunas pesona jiwa,
dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat,
ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan dari generasi ke generasi.
Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran,
yang terbuka namun rahsia;
ia hanya dapat difahami melalui cinta,
hanya dapat disentuh dengan kebaikan;
dan ketika kita mencuba untuk menggambarkannya ia menghilang bagai segumpal wap.
:+: Kahlil Gibran :+:

SYUKUR

Bangun di fajar subuh dengan hati seringan awan
Mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan
Istirahat di terik siang merenungkan puncak getaran cinta
Pulang di kala senja dengan syukur penuh di rongga dada
Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari
Dan sebuah nyanyian kesyukuran terpahat di bibir senyuman
:+: Kahlil Gibran :+:

IBU

Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir - bibir manusia.
Dan "Ibuku" merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.
Ibu adalah segalanya.
Ibu adalah penegas kita dilaka lara, impian kta dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta,
kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi.
Siapa pun yang kehilangan ibunya,
ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasamerestui dan memberkatinya.
Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu.
Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.
Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan.
Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya.
Pepohonandan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.
Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.Penuh cinta dan kedamaian.
:+: Khalil Gibran :+:

WAKTU
Dan seorang pakar astronomi berkata,
"Guru, bagaimanakah perihal Waktu?
"Dan dia menjawab:
Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.
Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.
Suatu ketika kau ingin membuat anak sungai, di mana atas tebingnya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.
Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesedaran akan kehidupan nan abadi,
Dan mengetahui bahawa semalam hanyalah kenangan utk hari ini dan esok adalah harapan dan impian utk hari ini.
Dan yang menyanyi dan merenung dari dalam jiwa, sentiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa.
Siapa di antara kalian yang tidak merasa bahawa daya mencintainya tiada batasnya?
Dan siapa pula yang tidak merasa bahawa cinta sejati, walau tiada batas, terkandang di dalam inti dirinya, dan tiada bergerak dari fikiran cinta ke fikiran cinta, pun bukan dari tindakan cinta ke tindakan cinta yang lain?
Dan bukanlah sang waktu sebagaimana cinta, tiada terbahagi dan tiada kenal ruang?
Tapi jika di dalam fikiranmu baru mengukur waktu ke dalam musim,
biarkanlah tiap musim merangkumi semua musim yang lain,
Dan biarkanlah hari ini memeluk masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan.
:+: Khalil Gibran :+:

Semalam aku sendirian di dunia ini,
kekasih; dan kesendirianku...
sebengis kematian...
Semalam diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara...,
Di dalam fikiran malam.
Hari ini...
aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari.
Dan, ia berlangsung dalam seminit dari sang waktu yang melahirkan sekilas pandang,
sepatah kata, sebuah desakan dan... sekucup ciuman
:+: Khalil Gibran :+:

KATA SELEMBAR KERTAS SEPUTIH SALJU

Kata selembar kertas seputih salju,"Aku tercipta secara murni, kerana itu aku akan tetap murni selamanya. Lebih baik aku dibakar dan kembali menjadi abu putih daripada menderita kerana tersentuh kegelapan atau didekati oleh sesuatu yang kotor."
Tinta botol mendengar kata kertas itu. Ia tertawa dalam hatinya yang hitam, tapi tak berani mendekatinya. Pensil-pensil beraneka warna pun mendengarnya, dan mereka pun tak pernah mendekatinya. Dan selembar kertas yang seputih salju itu tetap suci dan murni selamanya -suci dan murni- dan kosong.
:+: Khalil Gibran :+:

ANAK
Dan seorang perempuan yang menggendong bayi dalam dakapan dadanya berkata,
Bicaralah pada kami perihal Anak.
Dan dia berkata:
Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu
Mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri
Mereka dilahirkan melalui engkau tapi bukan darimu
Meskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmu
Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu, tapi bukan fikiranmu
Kerana mereka memiliki fikiran mereka sendiri
Engkau bisa merumahkan tubuh-tubuh mereka, tapi bukan jiwa mereka
Kerana jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok, yang tak pernah dapat engkau kunjungi meskipun dalam mimpi
Engkau bisa menjadi seperti mereka, tapi jangan cuba menjadikan mereka sepertimu
Kerana hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di masa lalu
Engkau adalah busur-busur tempat anakmu menjadi anak-anak panah yang hidup diluncurkanSang pemanah telah membidik arah keabadian,
dan ia merenggangkanmu dengan kekuatannya,
sehingga anak-anak panah itu dapat meluncur dengan cepat dan jauh.
Jadikanlah tarikan tangan sang pemanah itu sebagai kegembiraan
Sebab ketika ia mencintai anak-anak panah yang terbang,
maka ia juga mencintai busur teguh yang telah meluncurkannya dengan sepenuh kekuatan.
(Dari 'Cinta, Keindahan, Kesunyian')
:+: Kahlil Gibran :+:

Nyanyian Sukma

Di dasar relung jiwakuBergema nyanyian tanpa kata;
sebuah laguyang bernafas di dalam benih hatiku,
Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
ia meneguk rasa kasihkudalam jubah yg nipis kainnya,
dan mengalirkan sayang,Namun bukan menyentuh bibirku.
Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?
Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Kerna aku risau, dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras.
Pabila kutatap penglihatan batinku
Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa getaran kehadirannya.
Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
Bagai danau tenang yang memantulkan cahayabintang-bintang bergemerlapan.
Air mataku menandai sendu
Bagai titik-titik embun syahduYang membongkarkan rahsia mawar layu.
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
Dan difahami oleh cinta,
Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
Dan dinyanyikan oleh sukma malam.
Lagu itu lagu kasih-sayang,
Gerangan 'Cain' atau 'Esau' manakahYang mampu membawakannya berkumandang?
Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
Suara manakah yang dapat menangkapnya?
Kidung itu tersembunyi bagai rahsia perawan suci,
Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
Siapa yang berani membandingkan deru alam,Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?
Siapa berani memecah sunyiDan lantang menuturkan bisikan sanubari
Yang hanya terungkap oleh hati?
Insan mana yang beranimelagukan kidung suci Tuhan?
(Dari 'Dam'ah Wa Ibtisamah' -Setitis Air Mata Seulas Senyuman)
:+: Khalil Gibran :+:

77 komentar:

Ni Se Fung Erl, Wo Se Sa mengatakan...

btw..
puisi yang judulnya Ingin Ku Miliki Dirimu dan Jatuh Cinta.. itu punyaku.. kamu dapat dari mana? Makasih, uda postingin di sini.. aku sendiri lupa.. abiz diposting di mana ajah.. kalo mo puisi.. ni aku masih punya banyak..
www.nada-in-sastra.blogspot.com

Unknown mengatakan...

aku seneng puisi2 mas dapet dari mana aja????

DalLy'E mengatakan...

QreEEEeeeennnnn bEeeeee1zzzzz czzz............

DalLy'E mengatakan...

qreEeeeeen beeeiZZZZZ...........

iewie mengatakan...

puisinya kereeennnnn abiezzzzzz

iewie mengatakan...

kahlil gibran 10 jempol dech buat puisi'y......... jempol tangan loch bukan yang laen.... hehehehe

SAYANG 061193 mengatakan...

ak seneng ma puisi2X



isa minta tlong bwtin puisi patah hati gk



yg isix ntu ak masih cynk ma dy.............

sayang banget!!!!!!!!!!!!!!

melancholys mengatakan...

Saat aku tak mampu menguasai diriku kau melembutkan suaraku, meredakan amarahku.
Saat tak mampu berdiri kau bacakan hukum cinta untukku dan kau peluk tubuhku dengan penuh rindu.
Saat aku menangus pilu, kau nyanyikan lagu cinta untukku.
Tahukah kau bahwa aku selalu bahagia kala aku lihat senyuman halus berbinar dari wajahmu.
Aku orang yang tergesa dan penakut.
Namun kau adalah seorang kekasihku, seorang yang tenang dan mampu membuatku terpesona dalam seluruh kepribadianmu.
Maka biarkanlah cintaku mengalir untukmu.

melancholys mengatakan...

Saat aku tak mampu menguasai diriku kau melembutkan suaraku, meredakan amarahku.
Saat tak mampu berdiri kau bacakan hukum cinta untukku dan kau peluk tubuhku dengan penuh rindu.
Saat aku menangus pilu, kau nyanyikan lagu cinta untukku.
Tahukah kau bahwa aku selalu bahagia kala aku lihat senyuman halus berbinar dari wajahmu.
Aku orang yang tergesa dan penakut.
Namun kau adalah seorang kekasihku, seorang yang tenang dan mampu membuatku terpesona dalam seluruh kepribadianmu.
Maka biarkanlah cintaku mengalir untukmu.

tips tips makanan sehat mengatakan...

makasih buat semuanya yg dah baca puisi ini

tips tips makanan sehat mengatakan...

makasih buat semuanya yg dah baca puisi ini

Anggun Meridiana mengatakan...

I LOVE U...I love you...dig elsker dig...ik hau van jou...Ek het you Lief...Sarang heyo....
Semula mungkin sulit untuk diucapkan .Namun ,ketika telah bertemu yang indah maka mengucapkannya takkan jadi beban lagi.Jujur juga tak perlu menyakitkan pikiran lagi.Semuanya seolah hanya punya kita dan seorang yang kita inginkan untuk selalu mau berbagi dengan kita.Seorang yang bersedia ada disaat kehidupan ini menginginkannya untuk terus berada mengelilingi kita.Sebuah anugrah yang semua mahluk pasti menyukainya.Dan kadang jika memang kisah itu begitu indah maka tentu saja akan membuat setiap makluk iri dan ingin merasakan indahya.Jangan pernah memaknai dia dengna nafsu karena di dalamnya hanya ada perasaan saling membutuhkan dan saling melindungi satu sama lain.Nafsu Cuma menjerumuskan kita kedalam hal yang dapat menodai semuanya.Nafsu itu bukan cinta,tapi karena ada cintalah kita akan mampu belajar menahan nafsu –nafsu yang tak pantas diubar kepada semua orang.Saat kita dapat mencintai dengan tulus tanpa pernah mengharapkan apa-apa maka disaat itulah sebenarnya cinta kita telah berada pada puncak yang tertinggi.Namun juga bisa disebut tak adil jika kita tak pernah berusaha mengatakan ”aku cinta...(.....?....)”.Setelah kata itu kita ucapkan beban 100ton yang kita rasa dipundak atau bahkan hati akan hilang terbang dibawa oleh keberanian.Yang terpenting kita sudah mengusakan apa yang menjadi pengharapan hati dan hasilnya tak perlu kita jadikan akhir dari segalanya.Ketika dijawab dengan manis berarti kita telah mendapatkan bonus atas segala usaha keras ini.namun jikan kenyataan terpahit yang diterima maka ingatlah posisi cintamu akan selalu dipuncak walaupun penolakan membayangi.Karena dibalik semua rasa yang diberikan Tuhan pasti ada hikmahnya....mungkin dengannya membuat kita lebih dewasa,lebih bijak...atau lebih baik dari yang lalu dan kemarin yang telah jadi kenangan....

achmad gimbal mengatakan...

Terima Kasih untuk yang publikasiin......
smoga berguna untuk kita semua sebagai pencerahan
dan pencita sastra piss

Baharull mengatakan...

Perlu acungkan jempol dah bwt "Khalil Gibran" poknya seeeeeep dweh...!!! :D

Baharull mengatakan...

Perlu aku acungkan jempol dweh bwt khalil Gibran...... seeeeeeeep lah..!!!

Baharull mengatakan...

Perlu aku acungkan jempol dweh bwt khalil Gibran...... seeeeeeeep lah..!!!

Baharull mengatakan...

Perlu aku acungkan jempol dweh bwt khalil Gibran...... seeeeeeeep lah..!!!

Baharull mengatakan...

Perlu aku acungkan jempol dweh bwt khalil Gibran...... seeeeeeeep lah..!!!

chubby_princess mengatakan...

puisi itu bagai sepotong roti yang di hidangkan di atas kebimbangan jiwa,bagai seteguk minuman untuk melepas dahaga kehausan akan cinta..
suguhan nikmat dalam mencari makna cinta,membangkitkan kesadaran tentang kemurnian satu rasa yang telah lama menjadi tanda tanya yang membelenggu hati dan raga..

nQt4-fgx mengatakan...

wiezzz,,,ajib gile nech puisinya kena bgt ma gw.seandainya cinta itu tak kenal materi.ku takkan pernah menyesali arti cinta ini...

diantara hembusan angin dan teram senja, ada sepi yang kerap menghampiri karna ku sadari, samarmu kian menjauh, bukan salahmu bila ini harus terjadi,
buka mauku mengikatmu, dengan cinta yang tak pasti tapi ku tak ingin menghianati nurani sendiri, walau apapun yang terjadi nantinya, sayang dan kasihku selalu ada untukmu,terimakasih cinta
For : NqT4_mutz
To : Ifdar Aji Risnanda

ninky HL mengatakan...

lantunan hati bagaikan angin yang berhembus di tengah lautan.. tak terlihat tapi mampu menenggelamkan titanic selakipun...
itulah yang ku dapatkan setelah q mengenal kenyamanan cinta..
tak sekedar melayangkan dan menenggelamkan tapi juga serasa memiliki kekuatan untuk merasakan...wkwkwkwkw.. mf ah numpang beken...hehehe

Anonim mengatakan...

cinta sejati
adalah apa yang kita miliki sendiri
apa yang kita rasakan untuknya
apa yang sudah kita korbankan untuknya
semuanya hanya kita yang mampu merasakan cinta sejati itu
bukan pasangan kita
bukan pula orang lain
karena cinta sejati hanyalah bersifat selalu mengingatnya, mendoakannya dan tak henti untuk selalu mengenangnya. .
sakit, senang, bangga, dan kebahagiaan bersamanya adalah cinta sejati kita
sebatas mana kita mampu mengenang setiap detik bersamanya. . .
maka sebatas itulah cinta sejati kita. . .
cinta sejati bukan hanya ungkapan
cinta sejati bukan puisi
cinta sejati juga bukan hanya saat - saat indah
tapi cinta sejati itu adalah apa yang kita rasa,
apa yang kita dengar,
apa yang kita kenang,
apa yang mampu membuat kita senang walaupun tajamnya belati menusuk hati kita hingga ajal menjemput kita. . .

verdy mengatakan...

"CinTaiLah... WanIta iTu dari kEKurangaNNya ... biLa ingin MengenaL cinta..!!!"

verdy mengatakan...

"Mencintai singLe parents"
jika hati adalah istana,
maka cinta adalah mahkota terindah jika kecantikan TiNa bagaikan cinderella
maka senyum nya adalah tahta yg memeikat hati insan dimana-mana,
cinta adalah anugrah yg tak mungkin mudah ku melepaskannya,
cinta yg sUci mungkin tak kutemui
tapi Cinta ABADI kan kutemui bersamamu........

deio mengatakan...

cahaya masih redup..
ku buka penglihatan lihat suasana alam..
diluar masih dingin..!!
ku tak sanggub ambil sedikit air tuk bersihkan tubuh dengan enam yang telah di wajib kan..

aku dengar suara-suara itu..
suara yang mengajak menghadap pencipta ku..
suara yang selalu aku dengar tiap waktu..

tapi tak ku hiraukan suara itu..
ku tarik kain merah kombinasi hitam..
tutupi kaki yang selalu mengantar ku menjelajahi alam..
aku terlana dalam mimpi indah ku..
hingga pagi datang menjemput ku..!!

febe lophers mengatakan...

bgoesss bangettt....
yang bnyk dong puisi nyaaahhhh,,,

febe lophers mengatakan...

kerrreeeeennnn

jul"s mengatakan...

puisi itu keindahan
maka bila tak ada seni
tak indahlah hidup manusia
bagi saya puisi Khalil Gibran
selalu membuat saya mendapakan ide dan banyak dapat pengehatuan

jul"s mengatakan...

seperti pajar sepagi kemarin
... kesejukan tertinggal oleh kehidupan zaman
semenjak sunset tenggelam
tak ku dengar lagi puisi alam
tak ada lagi bisikan angin malam
bahkan jangkrik pun enggan bercerita
semua berubah...
zaman...

Unknown mengatakan...

bagi yang suka puisi!!! w mo tanya!!! apasih artinya puisi bagi kalian semua!!!!! apa puisi bisa menggantikan hati yang telah lama hilang?

Unknown mengatakan...

bagi yang suka puisi!!! w mo tanya!!! apasih artinya puisi bagi kalian semua!!!!! apa puisi bisa menggantikan hati yang telah lama hilang?

verdy mengatakan...

adakah seorang insan yang mengerti
apakah arti kehidupan ini…
pernah kucari arti cinta sejati
namun yang kutemui hanyalah mimpi
suatu mimpi kosong yang tak bertepi
apakah salah hati ini
ingin memiliki sebuah cinta sejati
apakah arti sebuah persahabatan sejati
apakah itu juga sebuah mimpi

menghargai cinta dan pengorbanan mengatakan...

keren abiz /........... kAu Adlh INSpIRAsI q

menghargai cinta dan pengorbanan mengatakan...

aq salut ama puisi mu...

Aki_Too mengatakan...

Puisi kahlil gibran tuh emang paling top duehh...
keren abis deh pokoknya.
kata2nya itu loehh, buat merinding aje.
huehehe....

diri sendiri mengatakan...

puisinya bgus2...

PAHITNYA CINTA
Di hari ini.
separuh jiwaku pergi.
memang indah semua.
tapi berakhir luka.
engkau maen hati dengan sadarmu.
kau tinggal aku.

ku taukau telah berubah.
di hatimu ada cinta yang laen.
tak pernah aku mengerti.
mengapa kau pilih dia???

salahkah aku jika englau pergi.
tinggalkan aku hanya untuknya.
karna dirimu aku begini.
sendiri di dalam kehancuran.

seberapa hinanya diriku???
hingga kau akhiri semua.
tak ada satu perasaan.
yang mampu membuatku begitu terluka.
asmara yang memisahkan kita.
mengingatkan kau pada dirinya.

mungkin aku terlalu sering buang air mata ini.
tapi,,
tak pernah kau tau.
dalamnya rasa cintaku.

indah..
terasa indah..
bila rebuai dalam alunan cinta.
haruskah ini.
secepat itu.
kau meninggalkan diriku.

haruskah aku menahan engkau pergi??
tapi itu nggak mungkin bagiku.
karna semua itu hatimu yang menentukan.
kemana engkau melangkah??
apa yang harus kau lakukan??

mungkin aku terlalu hina bagimu.
ataukah mungkin.
kau tidak mencintaiku lagi.
tak pernah terpikir olehku.
tak pernah ku bayangkan.
kau akan pergi.
tonggalkan aku sendiri.

memang kau yang terindah.
yang pernah mengisi hidupku.

aku tak ingin kau bersedih.
yang aku ingin kau bahagia.
karna bagiku kau adalah kehormatanku.

bilaku salah???
maafkanlah aku...cintaku...

diri sendiri mengatakan...

puisinya bgus2...

PAHITNYA CINTA
Di hari ini.
separuh jiwaku pergi.
memang indah semua.
tapi berakhir luka.
engkau maen hati dengan sadarmu.
kau tinggal aku.

ku taukau telah berubah.
di hatimu ada cinta yang laen.
tak pernah aku mengerti.
mengapa kau pilih dia???

salahkah aku jika englau pergi.
tinggalkan aku hanya untuknya.
karna dirimu aku begini.
sendiri di dalam kehancuran.

seberapa hinanya diriku???
hingga kau akhiri semua.
tak ada satu perasaan.
yang mampu membuatku begitu terluka.
asmara yang memisahkan kita.
mengingatkan kau pada dirinya.

mungkin aku terlalu sering buang air mata ini.
tapi,,
tak pernah kau tau.
dalamnya rasa cintaku.

indah..
terasa indah..
bila rebuai dalam alunan cinta.
haruskah ini.
secepat itu.
kau meninggalkan diriku.

haruskah aku menahan engkau pergi??
tapi itu nggak mungkin bagiku.
karna semua itu hatimu yang menentukan.
kemana engkau melangkah??
apa yang harus kau lakukan??

mungkin aku terlalu hina bagimu.
ataukah mungkin.
kau tidak mencintaiku lagi.
tak pernah terpikir olehku.
tak pernah ku bayangkan.
kau akan pergi.
tonggalkan aku sendiri.

memang kau yang terindah.
yang pernah mengisi hidupku.

aku tak ingin kau bersedih.
yang aku ingin kau bahagia.
karna bagiku kau adalah kehormatanku.

bilaku salah???
maafkanlah aku...cintaku...

Akhmad Zulfan mengatakan...

ehm,,bkin poetry karya sendiri gmana,,khan lebih menarik tu

indah mengatakan...

wah keren_keren bgt puisi'a,,,,

B!b0y_Q$ mengatakan...

mantebb banget puisix. . . .hatiq jdi tenang klo udh bca puisi2 tuh. . ..

Unknown mengatakan...

Pelepas dahaga cinta di kemarau

AWSGroup mengatakan...

Salam Kenal????????

Ada Info

SEMINAR INTERNET BISNIS dan INTERNET MARKETING
untuk seluruh Indonesia secara GRATIS

Apakah Bisnis anda terimbas KRISIS GLOBAL ? Anda Sedang terkena PHK? Anda sedang mencari PEKERJAAN? atau Anda ingin PEKERJAAN SAMBILAN?

Nanti setelah baca berikut ini, Anda akan mendapatkan sebuah solusi PEKERJAAN, Bisnis di Internet atau Bisnis Real Non Internet. Sekaligus Anda bisa mengikuti SEMINAR INTERNET BISNIS dan INTERNET MARKETING bersama kami secara GRATIS.

Caranya: Daftarkan Nama, Email dan No HP /Telp anda di halaman ini pada Kolom DAFTAR GRATIS.

Inginkah usaha anda berkembang jauh lebih CEPAT? Inginkah usaha anda berkembang jauh lebih LUAS? Inginkah usaha anda berkembang jauh lebih MENGUNTUNGKAN?

Silakan kembangkan Usaha apapun yang anda punya melalui Teknologi Internet.
Untuk awal, silakan ikuti SEMINAR INTERNET BISNIS bersama kami secara GRATIS di seluruh Indonesia.
Pendaftaran kami buka secara ONLINE
dan akan Kami tambahkan GRATIS SEMINAR INTERNET untuk 1000 Pendaftar Pertama di seluruh Indonesia.

Klik here : http://jurus-usaha.co.cc

jual - beli mengatakan...

bagus n menyentuh

dj mengatakan...

cinta bagaikan air hjan yang mmbasahi bumi ini.memberikan kehidupan yang ada di dalamnya.cinta bagaikan mata air yang tak berhenti mengalir.yang dapat menghilangkan dahaga seseorang yang haus akan cinat.cinta itu tak akn pernah mati selama ada kehidupan di dunia ini

dj mengatakan...

cinta bagaikan air hjan yang mmbasahi bumi ini.memberikan kehidupan yang ada di dalamnya.cinta bagaikan mata air yang tak berhenti mengalir.yang dapat menghilangkan dahaga seseorang yang haus akan cinat.cinta itu tak akn pernah mati selama ada kehidupan di dunia ini

"AKU :)" mengatakan...

keren amat puisi_nya kahlil gibran. .the best daaaah. . (:

muhrobi mengatakan...

wow kreeeeeeeeeN abiZ

Toropost mengatakan...

ber expresi lewat puisi, berkreasi dan berkarya dengan tulisan tanpa batas.......

syalcmhats mengatakan...

aku hidup ditengah hiduonya yang terlalu indah dihidu indahnya....

Smartphone Worlds mengatakan...

nice. blognya di kasih chat box tik biar tambah bgus

Haries Budjana mengatakan...

salam buat para pecinta.......bt yg pengen curhat.call:081329233977

Haries Budjana mengatakan...

SALAM KENAL BUAT PARA PECINTA.JGN LUPA KLIK http://starletcommunity.blogspot.com TUK ANDA PECINTA SASTRA KHUSUSNYA KHALIL GIBRAN

karkoon mengatakan...

Selamat pagi webmaster...kebetulan baca ini pagi hari,,, semoga pagi ini lebih menyenangkan dari pagi2 sebelumnya,,,

Mantaaaapp.. SEMANGAT.

salam DAHSYAT aj deh buat smua dari : Lukisan Murah

Laili fitria mengatakan...

puisinya bagus
i like it

jrs mengatakan...

mngkin yg kau rasakan adalah perjalanan malam mu yg pdih,
ketahuilah bahwa mlm bknlah bgtu lama,jngn takut bila menatap kegemerlapan mlm,jngn prnah berpaling.
bukankah kau tau,bahwa fajar itu indah,lalu apa yg harus membuatmu berhenti berjalan ?
sudah hentikan tangis mu untuk ku
lalui hidupmu dan belajarlah dari sakitnya hatimu.
krna semua itu hnya km gy tau ..
hiihihihi

Unknown mengatakan...

bila mungkin raga ini tak lg dengan mu.. tp biarkanlah cinta ini trpatrih dan trtuju padamu...
trbenam suatu harapan brharap akn trbit terang... sesuatu yg lebih indah itulah dia ..
yg selama ini setia mnemani
yg seetia mnjadi sndaran ke gelisahan hati

ceria civil mengatakan...

titikkanlah air matamu ketika kamu tersakiti, karena dgn itu kamu bs merasa kuat menahan derasnya serangan sakit yg terlahir akibat fikiranmu!!

ceria civil mengatakan...

titikkanla air matamu ketika kamu tersakiti, karena darinya kamu bs merasa kuat akibat derasnya serangan penghianatan yg limpahkan olehmu, jgn pernah sedikitpun kamu beranggapan, "ktika kita melepasnya maka semuanya akan berakhir",tidak!! bahkan inilah awal menuju kebahagiaan!!

ilmi amalia fitriani mengatakan...

kalau puisi yang judulnya alam dan manusia itu ciptaan khalil gibran juga?

ilmi amalia fitriani mengatakan...

puisi yang judulnya alam dan manusia itu ciptaannya khalil gibran juga?

Staredo Gudav mengatakan...

puisinya bagus bagus semua, terutama puisi kahlil gibran nya, sangat inspiratif sekali... salam kenal ya

Cowboys mengatakan...

good..
TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia | Adira Asuransi Kendaraan Terbaik Indonesia | Voucher Hotel Murah di RajaKamar.Com

puisikusayang mengatakan...

aku jatuh cinta........

Rhitha mengatakan...

Okz bgt pokonx ,,,,

Anton Hidayat mengatakan...

Rabu, 14 Desember 2011
JIWA JIWA YANG KE SEPIAN

Malam telah beranjak pergi,kini mentari hadir menyongsong pagi, mengambil alih mahkota kegelapan yang telah cukup lama ber tahta dalam ke sunyian dan ke sepian di antara jiwa para pujangga…
Kicauan burung camar melengkapi kokoh nya keraja an pagi yang ber senandung kan nyayian riang gembira,men coba singkir kan derita dan luka yang menyayat hati yang selalu di suguh kan malam untuk mereka yang tengah patah hati…
Butiran embun ber tengger di atas setiap helai rumput dan dedaunan yang menghampar bening,melengkapi kesejukan pagi…
Sejenak semua luka itu lenyap dan derita itu pun ter lupakan,ter singkirkan oleh pesona dan keindahan yang telah menghiasi ke hadiran pagi…
Namun kala senja mulai menghantar kan ke pergian sang mentari,ke gundahan mulai mendera,me landa setiap jiwa mereka yang takut akan kembali berdiri nya kerajaan malam yang begitu bengis,yang telah mematah kan sayap sayap ke suka cita an yang pernah menghantar kan mereka ke jurang keduka an…
Malam mengapa begitu cepat kau kembali ?
Secepat itu kah ingin kau renggut kembali ke suka cita an yang baru se sa’at mereka nikmati dan baru saja di teguk dari gelas ke bahagia an,yang belum lagi sempat puas kan dahaga mereka ?
JAKARTA.31/12/2011
Karya [ ANTON ]

Anton Hidayat mengatakan...

Minggu, 04 Desember 2011
MIMPI YANG TAK PASTI


Aku hanya mampu memandang dan memuja kecantikan mu dari kejauhan…
Mengenalmu adalah hal terindah dalam hidupku,mencintaimu adalah pasti,memilikimu adalah mimpi yang takkan pernah terwujud...
Ku coba rangkaikan puisi di atas secarik kertas kekaguman,
me rangkum bait demi bait memuja ke agungan mu,namun hanya goresan-goresan tanpa kata yang tercipta…
Kekagumanku akan kecantikan mu
telah mematahkan roh kehidupan yang menjiwai segala hasratku…
JAKARTA.05/12/2011
Karya { Anton }

Anton Hidayat mengatakan...

?????????
Aku mempunyai mata dan aku mampu untuk melihat,tapi aku tidak pernah mau tau dengan apa yang sudah ku lihat...
Aku mempunyai tangan dan aku mampu untuk bekerja,tapi aku tidak pernah mau peduli dengan apa yang aku kerjakan...
Aku pun mempunyai mulut dan aku mampu untuk berbicara,tapi aku tidak pernah mengerti dan bertanggung jawab dengan apa yang sudah aku ucapkan...
Aku juga mempunyai kaki dan aku... pun mampu untuk berjalan,tapi aku tidak pernah peduli kemana kaki ini harus aku langkahkan...
Maka aku pun berfikir dan aku merasa belum pantas untuk di sebut seseorang melainkan hanya sesuatu...
JAKARTA.13/12/2011
{ ANTON }
puisi ini saya buat karna terinspirasi dari para pemimpin2 yang sangat saya cintai yang ada di negeri yang juga sangat saya cintai ini dan puisi ini saya persembahkan untuk diri saya sendiri...???

Anton Hidayat mengatakan...

Sabtu, 03 Desember 2011
RINTIHAN MALAM

Malam merintih dalam ruang kegelapan,dari balik jendela 2 kesunyian terdengar suara memilukan yang begitu menyayat hati…
Sesekali ku dengar ia bergumam, mengisyaratkan kegundahan,aku kesepian,aku meraba dalam kegelapan…
Sesekali ia kembali terdengar bergumam, mengisyaratkan kehampaan,semua terasa pengap tanpa kehadiranmu cahaya…
Lalu ia coba rangkaikan puisi di atas kertas kegalauan,dengan ber penakan gelap gulita dan ber tintakan angin 2 yang lalu lalang dengan riuhnya…
Bintang,dimana hamparanmu yang gemerlapan ,yang senantiasa menghiasi cakrawala dengan lukisan keindahanmu…
Dimana kau sembunyikan wajah cantikmu yang penuh cahaya dan kemilaunya,yang selalu hadir ketika aku tengah terbalut derita dalam gelap…
Apakah kau tak mendengar rintihanku yang begiiitu merindukan kehadiranmu,aku kesepian Bintang,aku galau,semua terasa sangat pengap tanpa kehadiranmu Bintang…
Bintang kembalilah ke singgasanamu,lukiskan keindahanmu,berikan cahayamu,hingga aku tak lagi kesepian, aku tak lagi meraba dalam kegelapan,agar jangkrik2 pun kembali bernyayi dengan riang dan menghapuskan kesunyian…
JAKARTA.02/12/2011
Karya { anton }

Anton Hidayat mengatakan...

Minggu, 04 Desember 2011
JERITAN HATI



Aku mulai lelah menelusuri jalan ini
Batu-batu kerikil dan ranting-ranting berduri ini sangat menyakitiku
Pandangankupun mulai mengabur dan
... semua nampak samar…
Sedangkan kini aku berada di tengah hutan belantara
yang di huni banyak binatang buas yang setiap saat bisa saja melahapku…
Aku takut aku sangat takut tapi aku harus bisa bertahan dan berjuang untuk bisa keluar dari tempat ini
tapi apa yang bisa aku lakukan dengan kondisiku yang seperti ini…

Aku mencoba berontak tapi kini aku sekarat,aku butuh pertolongan untuk bisa keluar dari tempat ini dan terlepas dari semua penderitaan ini.

Jakarta.17/11/2011
Karya { anton }

Anton Hidayat mengatakan...

Salam kenal dri gue all...
jangan lpa kunjungin blog gue ea..

http://antonbaik.blogspot.com/

Eldin Sazali mengatakan...

Menggugah hati (•̃͡-̮•̃͡)

Haries Budjana mengatakan...

salam kenal untuk semua.....salam santunku........

Unknown mengatakan...

Woooooowwwww bener-bener baaaaaaguuuuusss,kereeeeeennn bangeeettttzzz... i like this...

Unknown mengatakan...

kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnnn

Blogger Tapan mengatakan...

puisinya bgs
tp blog ny berantakan

Blogger Tapan mengatakan...

puisinya bgs
tp blog ny berantakan

Jasa Karikatur Alfyori mengatakan...

Bikin karikatur keren disini tempatnya, http://caricature.alfyori.com
Sms: 08568379140 / email: alfyori25@gmail.com